
Rincian Prediksi hujan dasarian Kalimantan Selatan pada September I s.d. September III 2026 (update 27 Agustus 2026):
- September I 2026: Pada Awal September 2026, Kalimantan Selatan umumnya diprediksi mengalami hujan kategori Rendah (0–10 mm/dasarian), dengan sifat hujan Bawah Normal (0–30%).
- September II 2026: Pada pertengahan September 2026, Kalimantan Selatan umumnya diprediksi mengalami hujan kategori Rendah (0–20 mm/dasarian), dengan sifat hujan Bawah Normal (0–50%).
- September III 2026: Pada akhir September 2026, Kalimantan Selatan umumnya diprediksi mengalami hujan kategori Rendah (0–10 mm/dasarian), dengan sifat hujan Bawah Normal (0–30%).
Analisis dan Implikasi Iklim:
- Intensitas Hujan Sangat Minim: Akumulasi hujan diprediksi berada di bawah 20 mm/dasarian, di mana periode awal dan akhir bulan (September I dan III) menjadi periode paling kering dengan curah hujan 0–10 mm.
- Sifat Hujan Jauh Di Bawah Normal: Nilai persentase sifat hujan 0–30% pada Dasarian I dan III serta 0–50% pada Dasarian II menunjukkan bahwa kondisi hujan lebih kering dibandingkan normalnya.
- Potensi Risiko Bencana: Rendahnya intensitas curah hujan secara kontinu ini meningkatkan resiko kekeringan meteorologis serta mempertinggi potensi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), terutama pada kawasan lahan gambut dan semak belukar.
Himbauan dan Langkah Mitigasi:
BMKG Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan mengimbau pihak-pihak terkait dan masyarakat untuk melakukan langkah antisipasi:
- Pemerintah Daerah & Satgas Karhutla: Memperkuat pengawasan dan patroli pencegahan Karhutla serta pemantauan titik panas (hotspot).
- Masyarakat: Dilarang keras melakukan pembakaran lahan dalam kegiatan pembukaan lahan pertanian/perkebunan.
- Pengelolaan Air: Menghemat penggunaan air bersih serta mengantisipasi potensi penurunan ketersediaan air irigasi.
![]()


