BMKG Kalsel Perkuat Sinergi Kesiapsiagaan Bencana Bersama Pemko Banjarmasin
Banjarmasin, 20 Agustus 2026 – BMKG Kalimantan Selatan turut memperkuat koordinasi dan sinergi dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Kelembagaan Bencana Kota Banjarmasin. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin dan bertempat di Aula BPBD Kota Banjarmasin.
Dalam kegiatan tersebut, Sri Widyastuti hadir mewakili BMKG Kalsel sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menghadapi musim kemarau, khususnya potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan serta kebakaran lahan di wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya.
BMKG Kalsel menjadi salah satu instansi kunci yang diundang di antara 35 perwakilan pemangku kepentingan lainnya. Turut hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya perwakilan dari BPBD Provinsi Kalsel, Kodim 1007 Banjarmasin, Polresta Banjarmasin, berbagai unsur SKPD, hingga perwakilan kelurahan dan komunitas masyarakat.
FGD ini menjadi wadah koordinasi dan diskusi lintas sektor untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat kelembagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan Forum Konsultasi Publik Program dan Kegiatan BPBD Kota Banjarmasin, sebagai sarana memperoleh masukan dan membangun sinergi antara pemerintah daerah dengan para pemangku kepentingan.
Kehadiran BMKG Staklim Kalsel dalam forum tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Banjarmasin dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana berbasis informasi cuaca dan iklim. BMKG terus berkomitmen menyediakan informasi dan layanan meteorologi, klimatologi, geofisika, dan kualitas udara yang dapat menjadi salah satu dasar dalam mendukung perencanaan serta pengambilan keputusan, khususnya dalam menghadapi periode musim kemarau dan potensi kebakaran lahan.
Melalui kolaborasi dan pertukaran informasi antarlembaga, diharapkan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan dapat dilakukan secara lebih terpadu, sehingga potensi dampak bencana dapat diminimalkan serta keselamatan masyarakat dapat semakin terjamin.

![]()

