Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan Menjadi Narasumber pada Pertemuan ke-3 Sekolah Lapang Iklim Kabupaten Banjar Tahun 2026

Sungai Tabuk, 24 Juni 2026 – Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan kembali berpartisipasi dalam kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Tahun 2026 dengan menjadi narasumber pada pertemuan ke-3 yang diselenggarakan pada Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan berlangsung di Kelompok Tani Mupakat, Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, dan dihadiri oleh para petani peserta Sekolah Lapang Iklim.
Mewakili Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan, Sri Widyastuti, Kapokja Observasi, menyampaikan materi bertajuk “Perubahan Iklim dan Dampaknya terhadap Pertanian”. Materi tersebut membahas fenomena perubahan iklim, dampaknya terhadap sektor pertanian, serta pentingnya pemanfaatan informasi iklim sebagai dasar dalam perencanaan kegiatan budidaya tanaman.
Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai pengaruh variabilitas iklim terhadap pola tanam, ketersediaan air, serta potensi meningkatnya risiko kekeringan maupun kejadian cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian. Selain itu, disampaikan pula pentingnya memanfaatkan informasi prakiraan musim dan informasi iklim yang diterbitkan BMKG sebagai salah satu upaya adaptasi dalam menghadapi perubahan kondisi iklim.
Kegiatan Sekolah Lapang Iklim merupakan bentuk kolaborasi antara BMKG dan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar dalam meningkatkan kapasitas petani agar mampu memahami informasi cuaca dan iklim serta mengaplikasikannya dalam kegiatan pertanian. Melalui program ini diharapkan petani dapat mengambil keputusan yang lebih tepat terkait waktu tanam, pengelolaan lahan, hingga langkah-langkah mitigasi terhadap risiko iklim sehingga produktivitas pertanian dapat tetap terjaga. BMKG Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan literasi iklim di sektor pertanian melalui penyediaan informasi iklim yang akurat, tepat waktu, serta mudah dipahami guna mendukung ketahanan pangan dan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
![]()








