Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Potensi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem
Senin (10/3) BMKG Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Provinsi Kalsel menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Potensi Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem secara virtual dengan Kementerian Dalam Negeri di Command Centre Sekretariat Provinsi Kalimantan Selatan. Rakor ini diikuti oleh seluruh pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Sulkan, SH, MM beserta jajaran. BMKG Kalsel diwakili oleh Kepala Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan, Klaus Johanes Apoh Damanik, MP didampingi oleh Pokja Pengelolaan Data dan Informasi Muhammad Arif Rahman, MS.
Menteri Dalam Negeri menyoroti kondisi inflasi daerah, persiapan menghadapi Ramadan dan Lebaran 2025, terutama Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang meningkat di beberapa wilayah. Pemerintah daerah dan TPID diminta untuk menganalisis penyebab kenaikan harga, terutama pada komoditas pangan, guna mencegah lonjakan harga yang signifikan.
Plt. Kepala BMKG, Prof. Dwikorita Karnawati, mengingatkan seluruh pihak untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem menjelang dan selama Idul Fitri 1446 H. BMKG menekankan pentingnya antisipasi dini terhadap hujan lebat, banjir, gelombang tinggi, hingga pasang maksimum di wilayah pesisir. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan aplikasi InfoBMKG sebagai panduan prakiraan cuaca selama periode mudik.
Kadis Perdagangan Kalsel, Sulkan, menyampaikan bahwa inflasi di Kalsel mengalami sedikit penurunan pada minggu pertama Maret, dengan angka 0,25% (y-o-y) dan 0,40% (m-t-m). Sementara itu, IPH tertinggi tercatat di Kabupaten Barito Kuala (2,18%), sedangkan IPH terendah di Kabupaten Tanah Bumbu (-2,10%).
Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen terus meningkatkan kesiapsiagaan potensi bencana hidrometeorologi dan menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran. Melalui koordinasi yang baik dan pemantauan cuaca berkala, diharapkan perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar.


