BMKG Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan Dukung Percepatan Luas Tambah Tanam Padi Melalui Penyediaan Informasi Iklim
Kamis (23/07/2026), Wiji Cahyadi, M. Ling PMG Madya mewakili Kepala Staklim Kalsel didampingi oleh Hendri Hardian, S. Mat., menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Luas Tanam Provinsi Kalimantan Selatan. Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka percepatan realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) di lingkup Provinsi Kalimantan Selatan, sinergitas antara Kementerian Pertanian dengan Dinas Pertanian, bertujuan mengidentifikasi kendala dan menyelaraskan data Luas Baku Sawah (LBS), Luas Tanam dan Luas Panen serta data yang terkait lainnya di lingkup Provinsi Kalimantan Selatan mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Kegiatan tersebut bertempat di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan. Konsolidasi data ini merupakan upaya nyata pemerintah untuk merealisasikan target produksi padi Kalimantan Selatan sebesar 1,3 juta ton pada tahun 2026.
Pada kesempatan ini, BMKG Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan menyampaikan prediksi iklim dan kondisi atmosfer terkini sebagai dasar pertimbangan strategis dalam menjaga keandalan sektor pertanian daerah. Puncak musim kemarau di wilayah Kalimantan Selatan diprakirakan berlangsung hingga September 2026, yang disertai potensi fenomena El Nino. Kondisi ini berdampak pada penurunan curah hujan secara signifikan. Informasi iklim ini ditujukan untuk memandu penentuan jadwal tanam, pemetaan lahan rawan kekeringan, dan pengoptimalan sumber daya air agar program percepatan LTT dapat berjalan tanpa hambatan. Melalui kolaborasi terpadu bersama Kementerian Pertanian, DPKP, Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, Perum Bulog, serta instansi terkait lainnya, BMKG Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan akan terus berkomitmen memberikan layanan informasi iklim yang cepat, tepat, dan akurat untuk meminimalisir risiko kegagalan panen karena faktor cuaca/iklim yang ekstrem.



![]()








