Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana Banjir, Cuaca Ekstrem dan Tanah Longsor di Kalimantan Selatan
Selasa (30/12/2025), Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan Klaus Johannes Apoh Damanik, M.P. didampingi Kapokja Pengelolaan Data dan Informasi Wiji Cahyadi, M.Ling. menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana Banjir, Cuaca Ekstrem dan Tanah Longsor di Provinsi Kalimantan Selatan. Acara ini dilaksanakan secara hybrid, di Command Center Setda Provinsi Kalimantan Selatan. BMKG Kalimantan Selatan menjelaskan analisis dan prediksi cuaca/iklim terkini, pentingnya peringatan dini cuaca ekstrem, informasi berbasiskan dampak dan rekomendasi teknis mitigasi bencana hidrometeorologi.
Gubernur Kalimantan Selatan melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, menyampaikan arahan strategis bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam seluruh kebijakan penanganan bencana. Berdasarkan informasi BMKG, seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat penanganan bencana banjir, cuaca ekstrem, serta tanah longsor di wilayah Kalimantan Selatan. Gubernur secara khusus memerintahkan Kota Banjarbaru, Kab. Banjar, Kab. Hulu Sungai Tengah (HST), Kab. Hulu Sungai Utara (HSU), dan Kab. Balangan yang telah menetapkan status siaga darurat agar mengaktifkan posko komando 24 jam dengan kesiapan personel penuh.



![]()








